40 BMI Taiwan Jalani Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka

Minggu, 14 Agustus 2016, bertempat di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, empat puluh Buruh Migran Indonesia di Taiwan menjalani Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Unit Program Belajar Jarak Jauh Layanan-Luar Negeri (UPBJJ-LLN) Universitas Terbuka (UT). Keempat puluh mahasiswa baru ini mengambil jurusan Managemen (27 orang), Ilmu Komunikasi (3 orang) dan Bahasa Inggris (10 orang).

Acara OSMB periode II tahun 2016 ini dihadiri Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI, Agung Sepande, Ketua PPI Taiwan, Pitut Pramuji, ketua beberapa organisasi pelajar Indonesia di Taiwan, serta dipantau melalui skype oleh Pembantu Dekan III Fakultas Ekonomi UT, Zulfahmi, S.E., M.Si.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan penjelasan mengenai Badan Pelaksana (Bapel) UT Taiwan oleh Koordinator  Bapel, M. Akmalul ‘Ulya. Akmal menjelaskan bahwa peran Bapel adalah memfasilitasi perkuliahan jarak jauh Universitas Terbuka bagi BMI di Taiwan. UT sendiri memiliki 22 UPBJJ-LLN yang tersebar di negara-negara dengan jumlah BMI yang cukup besar, seperti Taiwan, Hongkong, dan Korea.

Melalui skype, Pembantu Dekan Fakultas Ekonomi UT menyampaikan sambutan. Dalam sambutanyya, Zulfahmi mengungkapkan bangga kepada para BMI yang memiliki semangat belajar. Ia berharap, kelak pendidikan yang didapatkan menjadi bekal bagi para BMI ketika kembali ke Indonesia. “ Jadi, selain mendapatkan modal materi dari luar negeri, juga mendapatkan gelar Sarjana yang insyaAllah bermanfaat. Semoga proses belajarnya lancar. Sistem belajar di UT ini sifatnya mandiri. Tutorial tatap muka dan tutorial online yang disediakan, hanya sebagai alat bantu belajar bagi mahasiswa. Jika mendapatkan kesulitan dalam belajar, kami siap membantu. Selamat bergabung dengan Universitas Terbuka,” papar Zulfahmi.

Kepala KDEI Taipei menyatakan hal yang senada. Robert merasa bangga dengan para BMI yang memutuskan untuk belajar sambil bekerja. Di tengah suasana Agustusan, Robert mengingatkan kembali para diaspora Indonesia di Taiwan untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan, salah satunya melalui proses pendidikan.

“Dengan pendidikan, kita memperbaiki kualitas sumber daya manusia. Supaya kita tidak lagi hanya mengandalkan sumber daya alam yang berlimpah dan wilayah yang luas. Karena persaingan dunia saat ini adalah persaingan sumber daya manusia. Dengan sumber daya manusia yang unggul, jangan sampai sumber daya alam kita dieksploitasi oleh bangsa lain. Sudah saatnya kita merebut kembali aset-aset yang seharusnya kita kelola,” ungkap Kepala KDEI menyemangati mahasiswa baru.

Selain penyambutan kepada para mahasiswa baru, acara OSMB juga menjadi sarana pengenalan sistem belajar di UT. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa diberikan penjelasan mengenai urusan akademik, administrasi serta keuangan UT Taiwan.

Pembelajaran di UT-Taiwan, selain menuntut kemandirian mahasiswa, juga dibantu oleh tutor yang berasal dari kalangan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan master maupun doktoral di Taiwan. Andi Pangihutan Napitupulu, salah seorang tutor mengungkapkan banyak mendapat inspirasi ketika mengajar mahasiswa UT Taiwan.

“Saya kagum dan bangga kepada mahasiswa UT Taiwan. Selain bekerja, juga harus belajar. Saya jadi tahu bagaimana perjuangan mereka dalam belajar. Ada yang harus belajar di tempat yang gelap, belajar di toilet, dan sebagainya karena majikan menyuruh segera tidur setelah bekerja, dan tidak boleh menyalakan lampu. Ternyata pengalaman belajar saya di Taiwan tidak seberapa jika dibandingkan dengan teman-teman UT Taiwan,” papar mahasiswa master Applied Linguistic Chung Yuan University ini.

Masalah biaya kuliah di UT Taiwan, sangat terjangkau. Biaya kuliah di UT Taiwan hanya sebesar 6000 NTD per semester atau setara dengan Rp 1,6 juta. Hal ini dikarenakan, pihak Badan Pelaksana UT Taiwan secara sukarela bekerja sosial membantu memfasilitasi perkuliahan para BMI.

“Biaya kuliah di UT Taiwan lebih murah jika dibandingkan dengan UT di negara lain. Karena kami di sini bekerja sosial. Jadi, kalian harus manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh di sini,” papar Chandrawati Putri Wulandari, Bendahara UT-Taiwan.

Salah satu mahasiswa baru, Nuriawati, mengatakan bahwa dirinya belajar di UT mengambil jurusan Bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggrisnya. “Saya berkerja ikut orang yang kebetulan mantan artis Taiwan. Karena dia punya usaha kosmetik, jadi saya sering diajak pergi untuk ikut jualan. Kadang ke China, kadang ke India. Saya kalau ngomong Bahasa Inggris bisa, tapi kalau grammarnya nggak bisa. Makanya saya memutuskan ambil kuliah Bahasa Inggris di UT,” papar BMI yang sudah empat tahun bekerja di Taiwan ini.

Sementara itu, Kholifatus Salmah, mahasiswa jurusan Managemen, mengatakan berkuliah supaya memiliki bekal untuk nanti menjadi calon ibu. “Kita kan nantinya menjadi madrasah pertama anak-anak, jadi pendidikan ini menjadi bekal untuk itu,” papar gadis yang sudah dua tahun bekerja di sebuah pabrik spare part mobil di Taipei ini.

 Reporter: Inda

 

Rekrutmen Terbuka Tutor UT-Taiwan 2016.2

Universitas Terbuka-Taiwan membuka kesempatan bagi putra/putri terbaik bangsa Indonesia untuk bergabung sebagai Calon Tenaga Pengajar (Tutor) Formasi Tahun 2016.2, dengan periode pendaftaran sampai tanggal 31 Juli 2016.

FORMASI YANG DIBUKA*

1. Jurusan Manajemen 
TATAP MUKA **
Teori Portofolio &  Analisis Investasi
+ Organisasi
+ Statistika Ekonomi
+ Pengantar Bisnis

2. Jurusan Ilmu Komunikasi
KONSULTASI 1***
(mengajar 3 matkul sekaligus)
+ Pengantar Statistik Sosial
+ Pengantar Ilmu Komunikasi
+ Hubungan Masyarakat

3. Jurusan Bahasa Inggris
TATAP MUKA**
+ Translation I
+ Translation II
+ Translation III
+ Translation IV
+ Structure I

KONSULTASI 2*** (mengajar 3 matkul sekaligus)
+ Penerjemahan Karya Fiksi
+ English Morphosyntax
+ Morfologi & Sintaksis Bahasa Indonesia 

* Deskripsi mata kuliah terlampir
** Menjalankan proses belajar melalui pertemuan kelas (online & offline) untuk setiap matakuliah yang dipilih
*** Menjalankan proses belajar mengajar dengan metode konsultasi (online) untuk 3 mata kuliah sekaligus dalam satu semester.

 


PERSYARATAN

  1. Warga Negara Republik Indonesia, yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.
  2. Memiliki komitmen yang tinggi untuk menjadi Tutor dan melaksanakan proses belajar-mengajar.
  3. Berdomisili di Taiwan selama pelaksanaan belajar-mengajar.
  4. Mampu atau bersedia belajar mengoperasikan komputer, menggunakan perangkat lunak Office dan Online Distance Learning.
  5. Mengikuti seluruh peraturan yang ada di Universitas Terbuka Taiwan
  6. Memenuhi salah satu dari kriteria berikut:
    • Pendidikan minimal S2 dengan status guru atau minimal S1 dengan status dosen yang memiliki pengalaman mengajar minimal selama 3 tahun.
    • Praktisi dengan pengalaman minimal selama 5 tahun dan memiliki keahlian yang sesuai dengan mata kuliah yang akan diampu.
    • Pernah mengikuti mata kuliah yang akan diajarkan dengan nilai minimal B.
  7. Bersedia mengikuti seluruh peraturan yang ada di Universitas Terbuka khususnya yang berkaitan dengan Tutor (mengikuti pelatihan Tutor, membuat RAT, SAT, absensi, nilai, CPT, dan lain-lain).
  8. Bersedia menandatangani kontrak sebagai tutor yang diwakili oleh surat kesediaan menjadi tutor.

INSENTIF TUTOR UT :

  1. Pahala dari Tuhan Yang Maha Esa karena berkenan untuk membagi ilmunya
  2. Honor, sesuai standar tutor Universitas Terbuka-Jakarta (standar yang sama dengan tutor UT Indonesia di seluruh dunia)
  3. Penggantian uang trasportasi ke tempat tatap muka kelas.

PENGAJUAN LAMARAN

  1. Mengajukan Surat Kesediaan Tutor Mengajar****
  2. Photocopy Ijazah terakhir yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang terbaru
  3. Photocopy Transkrip Nilai S1 dan S2 yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
  4. Daftar Riwayat hidup.
  5. Pas Photo ukuran 4 x 6
  6. Seluruh berkas (no. 1-5) diunggah di tutor.ut-taiwan.org paling lambat pada tanggal 31 Juli 2016 pukul 21.00 (GMT+08:00).

CP: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

**** Surat Kesediaan Tutor Mengajar terlampir


 

Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan diproses. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Download Deskripsi Mata Kuliah

**** Download Surat Kesediaan Tutor Mengajar

Rekrutmen Badan Pelaksana UT Taiwan 2016.2

Universitas Terbuka-Taiwan membuka kesempatan bagi putra/putri terbaik bangsa Indonesia untuk bergabung sebagai Calon Badan Pelaksana UT Taiwan dengan periode pendaftaran 20 Juni 2016 - 10 Juli 2016. Prioritas diberikan kepada mahasiswa yang masih menempuh pendidikan di Taiwan selama 2 semester ke depan.

KRITERIA UMUM

- Warga Negara Republik Indonesia, yang bertaqwa kepada Tuhan YME
- Setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Bersedia bekerja secara SOSIAL
- Sedang menempuh pendidikan di Taiwan
- Memiliki sikap jujur dan berdedikasi terhadap Universitas Terbuka-Taiwan
- Inovatif dan kreatif
- Berkepribadian menarik
- Dapat mengoperasikan komputer, minimal program Office
- Mampu bekerja dalam tim maupun bekerja secara individual
- Tidak pernah dan tidak sedang terlibat di partai / organisasi politik sebagai pengurus, anggota, maupun simpatisan.
- Tidak terlibat di kepengurusan instansi yang sejenis, seperti PKBM dan Kejar Paket.

PENJELASAN SINGKAT TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Divisi Akademik
+ Melaksanakan rekrutmen, mengkoordinir, dan mengevaluasi tutor.
+ Merencanakan, mengawasi, dan mengevaluasi pelaksanaan Tutorial Tatap Muka (TTM).
+ Melaksanakan Evaluasi Akademik di akhir semester dengan dibuktikan oleh dokumen pendukung akademik Tutor.
+ Menyiapkan dan mengkoordinir pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) dan Tugas Akhir Penulisan (TAP).
+ Mengawasi pelaksanaan konsultasi karya ilmiah (Karil).
+ Konsultasi akademik mahasiswa.

Divisi Administrasi
+ Melakukan pengumpulan/pengolahan data calon mahasiswa dan mahasiswa.
+ Membantu pelaksanaan administrasi dan registrasi mahasiswa.
+ Melaksanakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB).
+ Melaksanakan kegiatan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI).
+ Konsultasi administrasi mahasiswa.

Divisi Humas dan Media
+ Melakukan pemeliharaan dan/atau penambahan website UT dan media online lainnya.
+ Membuat berita yang berhubungan dengan kegiatan dan pelaksanaan UT di Taiwan.
+ Menyiapkan poster pendaftaran dan melakukan promosi dan sosialisasi pendaftaran UT.
+ Membina hubungan dan kerjasama dengan media dan organisasi lainnya yang terkait.
+ Membina Badan Eksekutif (BEM) UT Taiwan

Bendahara
+ Menerima pembayaran uang kuliah dan operasional dari mahasiswa.
+ Mengirimkan biaya administratif mahasiswa ke UPBJJ-UT LLN.
+ Melakukan pembayaran honor Tutor Konsultasi dan Karya Ilmiah (Karil)
+ Melakukan aktivitas perencanaan, pengelolaan keuangan serta pertanggungjawabannya

Pengurus Wilayah
+ Mewakili Bapel UTT pada wilayah yang ditentukan.
+ Melaksanakan sosialisasi dan registrasi langsung di wilayahnya.
+ Membantu pelaksanaan OSMB, TTM, dan Ujian.

Taipei, 20 Juni 2016
a. n. Badan Pelaksana Universitas Terbuka di Taiwan

Pendaftaran Mahasiswa Baru 2016.2

Telah Dibuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Terbuka Taiwan Tahun 2016.2 Bagi calon mahasiswa baru Universitas Terbuka Taiwan dapat melakukan registrasi pada link berikut ini: 

http://ut-taiwan.org/index.php/registrasi/registrasi-online

 

Berawal dari Kepercayaan Majikan, Eulis Jadi Master Tai Chi

Foto: Eulis saat menerima medali Juara III Tai Chi dalam ajang President Cup 2015 di Taichung, Taiwan

Eulis Komariah, mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Universitas Terbuka (UT) Taiwan, memiliki prestasi yang patut dibanggakan. Pasalnya, wanita yang sehari-hari bekerja menjaga orangtua di Pingtung ini jago Tai Chi, olahraga bela diri asli Taiwan. Beberapa kali Eulis menorehkan prestasi dalam perlombaan Tai Chi di Taiwan, diantaranya meraih 3 medali emas dan 1 perak pada ajang The Fifth World Cup tai Chi Chuan Champhionship 2014, Juara III President Cup tahun 2015 dan Juara Harapan II dalam nomor memperagakan 37 jurus pada kejuaraan yang sama. 

Wanita kelahiran Bandung, 11 Maret 1968 ini mulai mengenal seni bela diri halus sejak tahun 2008, setelah satu tahun bekerja di Taiwan. Majikannya yang seorang Master Tai Chi, kala itu memintanya untuk datang ke taman olahraga setiap hari. Sejak saat itu, ia berguru pada majikannya tentang teknik-teknik Tai Chi. Berkat kegigihannya berlatih, kini Eulis “punya nama” di dunia Tai Chi di Taiwan. Bahkan, ia sekarang mulai mengajar Tai Chi secara gratis. Bagi yang ingin belajar Tai Chi Chuan, bisa datang ke SD Pingtung setiap Senin dan Kamis jam 20:00-21:30. 

Sebagai seorang buruh migran Indonesia (BMI), Eulis bersyukur mendapatkan majikan yang baik dan menganggapnya sebagai keluarga. Ia menuturkan, bahwa kunci sukses menjadi seorang BMI adalah membangun kepercayaan majikan. Caranya, dengan bekerja yang baik, disiplin, penuh tanggungjawab, jujur, dan sopan. Sopan dalam bertutur kata maupun berpakaian.

“Selain itu, bagi seorang muslim perlu kita beritahukan kepada majikan bahwa kita memiliki kewajiban shalat lima waktu dalam sehari, dan berpuasa di bulan Ramadhan. Alhamdulillah, dengan keterbukaan semacam itu majikan terketuk hatinya, bahkan tidak tanggung-tanggung menyuruh saya kuliah di UT,” ungkap Eulis. (ind)

 

More Articles...

  1. Pahlawan Devisa dan Literasi
  2. Rekrutmen Terbuka Tutor UT-Taiwan 2016.1
  3. Rekrutmen Terbuka Tutor UT-Taiwan 2015.2
  4. Rekrutmen Terbuka Tutor UT-Taiwan 2015.1

Page 1 of 10